|
|
|
 |
|
 |
|
|
sore ini sang Petir keheranan saksikan Awan-gelap. Ia diam-terpaku enggan sirami lereng dengan hujannya. “Gerangan apa ini? Bukankah kau sudah tahu apa yang semestinya dilakukan?” tanya Petir, “Ya aku tahu, tapi bukan maksudku mengabaikan arahan kilat yang kau hantamkan kesana-kemari” jawab Awan, “Lalu apa?” sergahnya, “Tidakah kau lihat pertapa disana?” kilah awan sambil menunjuk kearah pucuk gunung Jambewinangun. “Hmm dia lagi” keluh Petir.Tak luput dengan penghuni khayangan. Batara Guru keheranan akan hal ini, pun tak habis pikir akan segalanya. Lalu tanpa ulasan titah, Batara Narada diutus usut perkara alam ini. “Wahai sekalian hamba alam, gerangan apa yang kalian lakukan?” tanya Batara Narada kepada Petir dan Awan, “Duh Gusti ampunkan hamba. Tapi inilah yang patut Gusti ketahui” jawab mereka sambil mengarahkan pandang ke pertapa.Seketika raut Batara Narada berubah, tak tampak lagi wajah guyonnya yang menghibur. Kini yang tampak hanyalah kepenatan. Tanpa pikir panjang, tubuhnya pun melesat ke pucuk gunung Jambewinangun. Lagi-lagi Batara Narada kernyitkan kening. Pusing ia dibuatnya. Hujaman prasangka tak luput hantami benaknya. Namun demikaian ia coba pahami suasana, cermati keadaan, dan mungkin larutkan dirinya akan segalanya. “ngger...” perlahan dan pasti Batara Narada sapa sang pertapa. “oh Gusti!...bilakah ratapanku ini kau dengarkan?” Batara diam, sekali lagi coba pahami maksudnya. Begitu dengan penghuni alam raya ini, hingga para Batara khusu’ akan tutur putra tengah Pandu. Lalu ia berkisah -kisah akan ksatria Pandawa dan para bidadarinya-. Ya, kisah akan dirinya dan mereka yang ‘mewarnainya’. Kisah yang teramat masyhur bagi alam raya. “Demikianlah Gusti” tutur Arjuna akhiri ceritanya, “Pun hamba sanggup akhiri kisah ini dengan segala cara, hamba tak tahan akan peran ini. Dan jika demikian, hamba rela raga dan jiwa ini diterkam para Rahwana dan konco-konconya” lanjutnya. “Namun entah mengapa, tiada satu mahlukpun yang sudi akan penderitaan hamba. Mereka seakan melepaskan hamba jatuh ke jurang, dan memasrahkan akan segalanya. begitu juga dengan para dalang, mereka sama sekali tidak perduli dengan penderitaan hamba” keluhnya, sambil sesunggukan mengisak. Kisah yang tak semestinya ada, dan tak layak ada. Dan begitulah adanya. Pun para lelakon pewayangan setuju akannya, begitu juga dengan pujangga.“Gusti, kenapa harus hamba yang menjalaninya?” keluh buah hati Pandu, “dan kenapa hanya hamba yang mereka idamkan, dan kenapa harus hamba yang sakiti mereka? Da...n” ujarnya lagi. Sungguh tiada praduga dan sangka. Batara Narada tercengang akannya. Keluhya mengalahkan kilatan dan sambaran sang petir, atau bahkan hempasan topan. “Gusti bukankah demikian?” tanya Arjuna, “Hamba akui, hamba adalah ksatria. Namun bukan dalam hal ini. Coba Gusti perhatikan sejenak. Tentang apa yang hamba perbuat kepada Pelangi, Melati, Mentari dan para penghuni taman Sriwedari” tambahnya. “Namun demikian, ini bukanlah takdir, bukan garis kehidupan dan bukan peran yang harus dan harus hamba lakoni. Bukankah begitu Gusti?” keluhnya.Hebat, dahsyat dan menakjubkan. Kata-katanya membisukan Batara Narada. Ia diam dan mematung, pun dengan alam raya, dingin dan hampa. Namun tidak dengan Batara Guru. Ia terlihat tenang dan tersenyum akan segalanya. bukan karena lucu tapi demikianlah adanya.“ngger adakah dalam dirimu ketulusan?” Sabda Batara Guru, melalui lisan Batara Narada. “Taukah kamu ngger. Kurawa dan para konco-konconya tidak demikian. Mereka tulus, walau mereka melakoni peran jahat. Dan begitu dengan perilaku biadab sang kakak Sumantri terhadap adiknya Sukrosono sang buruk rupa. Mereka semuanya tulus. Dan kalaulah kesangsian masih bersarang dalam hatimu. Tengok para bidadari dan penghuni taman Sriwedari yang kau sakiti. Mereka semuanya tulus ngger, dan mengerti akan dirinya masing-masing. Mereka paham tentang tujuan dan maksud para pujangga menciptakan lelakonan bagi mereka. Dan mereka tidak pernah tidak terima. Karena mereka tahu, mereka adalah para penghibur fans pewayangan, yang keberadaannya tidak lain adalah sebagai penghibur. Juga denganmu anakku” ujar Batara Guru dengan gamblangnya. “Bagaimana jadinya jika mereka berontak? Dan bagaimana jadinya jika Arjuna tidak lagi dikelilingi para bidadari? Tentulah geger dunia pewayangan. Langit, gunung dan penghuni alam semesta pastilah resah. Pun dunia ini akan gonjang-ganjing. Dengan demikian, tentu tidak ada lagi dari bangsa ini yang kenal Arjuna, Pandawa, Kurawa, dan lakon-lakon lainnya. Dan sudah pasti budaya ini akan hancur ngger, bayangkan itu” lanjutnya. “Dan jika anakku memaksakan kehendak. Para dalang pasti akan gulung tikar. Enggan menampilkan kita. Bahkan mungkin akan menampilkan Sahrul Khan, Tele Tabis atau Carles Brondong. Yang kesemuanya adalah budaya asing bangsa ini. Pikirkan itu ngger!” tegas Batara Guru meyakinkan Arjuna.Spontan Putra tengah Pandu tercengang. Isaknya tertahan begitu saja tanpa ia sadari. Dan sungguh mengharukan pemandangan sekitarnya. Awan, Petir, dan mahluk jagat raya takjub akan sabdanya. Kini Batara Narada ‘siuman’ akan sabda Batara Guru, ya sabda yang terhantar melalui lisannya. “...oalah ngger-ger. Begitu aja ko dipirkan. Wis tulus saja, dan nikmati lelakonan ini dengan santainya. Gampangkan....!” canda Batara Narada, alihkan suasana hening.Sungguh mengharukan betapa seorang bijak tokoh pewayangan mengkhawatirkan budaya ini. Ya budaya, sekali lagi budaya. Tapi entah dengan generasi-zaman dan masa yang bergulir. Adakah kepeduliannya? Wallahu ‘alam.*The Inspiration : Arjuna Mencari Jawab (Catatan Pinggir G. Mohamad).
|
|
d
wedding-d (IP:204.45.58.xxx) 2010-07-23 14:06:09
I got an maternity wedding dresses engagement ring for Christmas. My maternity wedding dresses boyfriend and wholesale prom gowns I had been dating for almost a year and both felt the wholesale prom gowns time was right to join our lives wholesale prom gowns together in holy matrimony. htmlThe month of January was spent planning our perfect Alabama June wedding. My mother, two sisters and I maternity wedding dresses went to Huntsville, the maternity wedding dresses closest town with a selection of bridal shops, to buy the gown that would play the leading role on my special occasion.We had a wonderful wholesale prom gowns time just being together and sharing silly jokes, but the day soon turned serious by afternoon: still no sign of the dress of my dreams. Both sisters were ready to give up and try another day in maternity wedding dresses another town, but I coerced them into one more boutique.I had a good feeling as we entered the quaint little shop filled with the scent of fresh flowers. The elderly clerk showed us several beautiful gowns in my size and price range, but none were right. As maternity wedding dresses I opened the door to leave, the wholesale prom gowns desperate shop owner announced she had one more dress in the back that was expensive and not even my sizematernity wedding dresses perhaps I might want to look at it anyway. When she brought it out, I squealed in delight.
|
|
|
Cheap ghd
polaris (IP:220.178.103.xxx) 2010-08-06 14:29:38
Cheap ghd
Louis Vuitton (LouisVuitton) (1821 年 8 月 4 日 -1,892 on February 27), the French fashion history's most outstanding masters of design.
He opened in Paris in 1854, named his own shop in the first suitcase.
GHD Mk4
A century later, "Louis Vuitton" luggage and leather goods in the field to become the first worldwide brand, but also become a symbol of high society.
The value of its brand as our people in mind Liquor, Beja, like poetry Dayton cosmetics.
cheap ugg boots
|
|
|
replica watches
replica watches (IP:221.6.135.xxx) 2010-08-14 13:35:48
swiss watches can capture the flawless perfection of the replica watches. The word Zenith stands for the highest point in the sky. The original Zenith Company was founded by Georges Favre-Jacot in 1865 in Switzerland. It was the search for perfection in designer watches by a man who was only 22 years at that time. The years proved that his dream came true. Today, the Replica Hublot replica capture the excellent craftsmanship that the founder insisted on his watches.The desire to stay in top by quality is the hallmark of the Zenith brand. This is attested by the many awards the company has bagged so far. In the companies one hundred years of colorful history, it won a staggering number of one thousand five hundred and sixty five prizes. By the beginning of nineteen century it produced two million excellent time pieces. Replica Zenith watches also embodies this illustrious tradition.Recently the Zenith company was acquired by the luxury brand LVMH. This was a salutary influence on the company. The enthusiasm for luxury of the LVMH was captured by the Zenith adding a youthful charm to the Burberry for sale. Today the brands Chronomaster 2009, Class 2009 and the New Vintage are popular brands in the celebrity circles. Knowing the demand for these Franck Muller replica reliable replica zenith Audemars Piguet replica are now produced which capture the qualities of the original.Defy Extreme Chronograph replica Breitling Today buying a Tag Heuer for sale or any great brand of Louis Vuitton for sale is relatively easy. One good thing is that Audemars Piguet watches have come to their own by a process of quality improvement due to international competition. The unaffordable price of the authentic replica Christian Dior is a prohibiting factor. Now, Maurice Lacroix for sale stores like Dearwatches.com take you through a virtual tour of the great brands. You get exact photographs of the replica croum from different angles that you get the impression that you are in a real store. A visit to their site is strongly recommended.They have replica chopard, Blancpain watches, croum watches , replica Rado, Alain Silberstein for sale, IWC watches , replica Rolex, Burberry watches, Graham replica , Baume & Mercier watches, Cartier for sale , IWC for sale , replica Glashutte, Montblanc replica , Rolex watches, replica Bvlgari, Burberry replica, Piaget for sale , Maurice Lacroix for sale, replica Panerai , DeWitt replica, etc.
|
|
Powered by JoomlaCommentCopyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.Homepage: http://cavo.co.nr/ |
|
|