|
Islamabad, NU Online Kamis, 14 Februari 2008 09:02 Tim sepakbola NU di Pakistan harus mengakui keunggulan tim Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pertandingan sepak bola yang diadakan oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Pakistan, di lapangan Faisal Masjid, Islamabad, akhir pekan lalu. Kontributor NU Online M Afifuddin Muchit melaporkan, pertandingan diadakan dalam rangkaian acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-82 NU. Sebelumnya digelar diskusi umum dengan tema penting di negeri nuklir itu yakni "Relasi Sunni-Syiah" yang diadakan di sekretariat NU Pakistan di Islamabad, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat di sana.
|
|
Islamabad, NU Online Sementara warga Nahdliyyin di tanah air memeriahkan acara Puncak Hari Lahir (Harlah) Ke-82 NU di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ahad (3/2), Nahdliyin Pakistan mengadakan pertemuan umum membincang “Relasi Sunni-Syiah” yang menjadi isu penting di negeri Islam bernuklir itu. Acara dikoordinir langsung oleh Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU Pakistan) Muladi Mughni, Lc dan Ketua Tanfidziah PCINU Pakistan Munif Attamimi, SThI. melengkapi acara istighotsah dan sujud syukur Harlah Ke-82 NU.
|
|
Jakarta - Puncak hari lahir (harlah) NU ke-82 akan digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Ratusan warga nahdliyin NU pun mulai memadati lokasi peringatan. Meski gerimis menyapa pada Minggu (3/2/2008) pagi, namun ratusan orang itu tetap antusias menghadiri acara. Rencananya, kegiatan akan dimulai pukul 08.00-13.00 WIB.
|
|
Minggu, 03 Feb 2008 Hari Ini Puncak Harlah Ke-82 JAKARTA - Hari ini adalah puncak hari kelahiran Nahdlatul Ulama (Harlah NU) Ke-82. Tadi malam ada acara yang tergolong langka di Istana Wakil Presiden (Wapres). Di tempat itu para pengurus teras PB NU hadir. Mereka menegaskan komitmen NU untuk tetap menjaga khitah.
|
|
|
Berita kritisnya kondisi kesehatan mantan presiden Soeharto menjadi breaking news di media massa Tanah Air maupun internasional. Pemegang tampuk kekuasaan di Indonesia selama 32 tahun pada era Orde Baru (Orba) ini terbaring lemah di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) sejak 4 Januari 2008 lalu. Soeharto memang masih memiliki kharisma. Buktinya, banyak kalangan di negeri ini yang membesuknya. Mulai dari pejabat tinggi sipil dan militer yang masih aktif hingga yang telah purna tugas. Sejumlah purnawirawan jenderal juga ikut menjenguk; Try Sutrisno, Wismoyo Arismunandar, Wiranto, dan Prabowo Subianto.
|
|
|
Oleh: M. Niam Sutaman, LLMKandidat Doktor dariInternational Islamic UniversityIslamabad, Pakistan
Pemimpin partai oposisi PakistanBenazir Buttho pada Kamis(27/12) terbunuh pria bersenjatayang melancarkan beberapa tembakansebelum meledakkan diri dengan bom.Benazir tewas setelah berorasi di depanribuan pendukungnya di lapangan LiaqatBagh, Rawalpindi.
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
|