|
Sebutan bagi bulan Ramadhan adalah syahrut-tarbiyah (bulan pendidikan), syahrul jihad, syahrul-Quran, syahrul ukhuwwah dan syahrul ibadah. Syahrut-tarbiyah karena Tuhan mendidik umat muslim untuk melakukan beberapa hal secara teratur seperti makan, minum dsb. Syahrul jihad karena seorang muslim berjihad melawan hawa nafsu agar tidak melakukan hal-hal haram di bulan suci tersebut. Syahrul Quran karena di bulan itu pertama kalinya Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. Syahrul ukhuwwah karena di masa-masa Ramadhan lah aktifitas bernuansa sosial interaktif lebih terasa seperti jamuan buka puasa bersama, shalat jamaah di musholla dsb. Dan syahrul ibadah karena amalan-amalan sunah lebih banyak dilakukan oleh seorang muslim di buan Ramadhan.
|
|
Oleh: Andri Gunawan Muqaddimah Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, dimana ada hari penuh dengan kemuliaan, yaitu lailatul Qadr. Malam dimana Allah Swt menurunkan kitabNya pada malam yang penuh keberkahan ini. Sebagaimana firman Allah: "Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[i], dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah[ii], (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (QS: Ad Dukhaan[44]3-6). Dimana al Qur'an turunnya di bulan Ramadhan (QS: Al Baqarah[2]185). Disamping itu Allah Swt telah menerangkan juga di surat Al Qadr dari ayat 1-5: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan[iii]. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." [i]. Malam yang diberkahi adalah malam al Qur'an pertama kali di turunkan. [ii].Yang dimaksud dengan urusan-urusan disini ialah segala perkara yang berhubungan dengan kehidupan makhluk seperti: hidup, mati, rezeki, untung baik, untung buruk dan sebagainya. [iii]. Malam kemuliaan dikenal dalam bahasa Indonesia dengan lailatul Qadr yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, karena pada malam itu permulaan turunnya al Qur'an.
|
Oleh: Muladi Mughni, Lc.
Pada malam hari di bulan ramadhan yang mulia ini, kita tengah memperingati malam Nuzulul Quran. Di mana “mayoritas” ulama berpendapat bahwa saat diturunkannya wahyu pertama al-Quran yaitu terjadi pada bulan suci ramadhan. Hal ini juga diperkuat dengan firman Allah swt dalam surat al-Qadr (1-5).
|
|
I. Selayang Pandang Pakistan A. Pandangan Umum: Republik Islam Pakistan dengan nama asli : Islami Jamhuria e-Pakistan, dengan lagu kebangsaan : "Blessed be the Sacred", adalah sebuah negara yang terletak di Asia Selatan. Berbatasan dengan India, Iran, Afghanistan, China dan Laut Arab. Dengan lebih dari 160 juta penduduk dan luas Wilayah sebesar: 803.000 KM2, Pakistan menduduki peringkat keenam negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Ia juga menduduki peringkat ketiga dalam negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia (setelah Indonesia dan India) dengan perincian, Islam 97%, sisanya Hindu dan Kristen, serta juga salah satu anggota penting OKI. Bentuk negaranya adalah Republik yang dipimpin oleh Presiden dan Perdana Menteri sebagai Kepala Pemerintahan.
|
|
|
Bulan yang penuh berkah dan maghfirah sudah diambang pintu. Bulan Rajab dan Sa'ban adalah dua pintu gerbang terakhir yang akan mengantarkan umat Islam kepada bulan Ramadhan. NU Pakistan tidak ingin menyia-nyiakan saat-saat datangnya bulan yang ditunggu umat Islam sedunia ini dengan hanya menunggu dan berpangku tangan, tapi menyambutnya dengan penuh harap dan doa, akan tetapi juga tidak melupakan bulan Rajab ini yang menyimpan sejarah penting dalam Islam. Karena di bulan inilah Rasulullah SAW resmi menerima perintah sholat secara langsung dari Allah.
|
|
|
Sejak resmi menggelar Musyawarah Anggota PCI-NU Pakistan (02/04/07) dengan terpilihnya duet nahkoda baru, H.Muladi Mughni,Lc dan Munif At-Tamimi,S.Th.I sebagai Rais Syuriah dan Ketua Tanfidhiyah NU Pakistan dan terbentuknya pengurus jajaran baru pengurus baru NU Pakistan periode 2007-2008, media Al-Nahdlah ini tercatat belum pernah sekali pun terbit di tengah publik Indonesia di Islamabad. Namun begitu, bukan berarti program-program lembaga lain di PCI-NU Pakistan ikut-ikutan memble. Tercatat sedikitnya empat agenda program NU Pakistan telah terlaksana dengan baik.
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
|